Kata Kerja Aksi

Kata Kerja Aksi – 1 Jenis Verba Semantik Bahasa Indonesia Kontemporer _..t…. ~- -, ‘. HADIAH ) . NBA!I tagall DA-ft SHOWER CENTER..}

2 Jenis semantik verba bahasa Indonesia kekinian -i- H_A.._ l –~. -D-1-A~H~-… ~i DMI PEl8EMIAllAI 111 _; saya

Kata Kerja Aksi

3 Jenis Semantik Kata Kerja Bahasa Indonesia Masa Kini D.P. Tampubolon Abubakar M. Sitorus p E p IJ ~ 1 G I ‘I P “‘-t ‘ S OEPARTMENT P’:: “llj “1 1 ‘< l EN KEBU OAY!\lJ WT PE A_, DAN KE., _~ N PENDIDIKAN QEMRTEMEN BAHASA DAN KEBUDAYAAN ~ PETA 1979 III

Garis Sudut Desain Produk, Kata Kerja Aksi, Garis, Sudut Png

4 Hak Cipta Kemdikbud) Perpustakaan Pusat Ner.i Bin aan dan Ge~l’l’lngan Sah~so 1.1o Kepala : Tanggal Tertulis Editor S. Effendi Seri Bbi9 Buku ini asli 1111 , 1111 hasil proyek Penelitian Bahasa dan Sutera / Indonesia dan Daerah – Jakarta 1977 /1978., , Personil inti proyek : S. Effendi (Ketua), Zulkamaln (Bendahara), Farid Hadi (Sekretaris Negara), Muhadjir, Basuki Suhardl, Ayatrohaedl, Sri Sukeai Adlwlnata, Dendy. Su1nee, Maman Sumantrl (Sekutu), Prof. dr. Aman Halim, dr. Astrid S.SuMinto, dan Dr. MuUanto Sumardl (Konaultan). Dilarang menggunakan buku ini seluruhnya atau sebagian atau memperbanyaknya dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali dalam kasus tertentu. penptlpan for lr.epelluan ~ penulisan artikel atau saran Dmlah. Public address: PuMt Pembin!IBn and Penaembanlan Bah81111, Jalan Dlponegoro 82, Jakarta Punt. IV

5 0 PRAKTEK Dalam Rencana Pendanaan Lima Tahun Kedua (1974//79) digariskan kebijakan untuk pemajuan dan pengembangan budaya nasional dalam berbagai aspek.Dalam kebijakan ini, masalah bahasa dan sastra adalah salah satu masalah budaya nasional yang harus digarap dengan sungguh-sungguh dan terencana agar tujuan akhir pemajuan dan pengembangan bahasa Indonesia dan bahasa daerah, termasuk sutra-sutra tercapai, yaitu berkembangnya kemampuan menggunakan bahasa Indonesia sebagai media komunikasi nasional dengan baik. antara melaksanakan kegiatan kebahasaan dan sastra seperti (1) pembakuan ejaan: tata bahasa, dan terminologi melalui penelitian bahasa dan sastra daerah, penyusunan kamus berbagai istilah, dan penyuntingan pedoman ejaan, pedoman tata bahasa, dan pedoman pembentukan istilah, ( 2) pembinaan bahasa Indonesia melalui berbagai media massa, (3) penerjemahan karya sastra wi kontribusi daerah terpenting, sastra dunia, dan karya linguistik penting dalam bahasa Indonesia, (4) pengembangan pusat informasi linguistik dalam sastra melalui penelitian, inventarisasi, pencatatan, dokumentasi, dan pengembangan jaringan informasi, dan (5) pengembangan tenaga, bakat, dan prestasi di bidang bahasa dan sastra melalui penataran, lomba karya tulis, serta pemberian beasiswa dan hadiah. Sebagai tindak lanjut dari kebijakan tersebut dibentuklah pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Proyek Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia dan P, diarahkan pada Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa (Proyek Penelitian Pu’Sat) pada tahun 1974 dengan tugas melakukan penelitian tentang bahasa Indonesia dan sastra daerah dalam segala aspeknya, termasuk terminologi dalam berbagai bidang sains dan teknologi. Kemudian, mengingat luasnya masalah kebahasaan dan sastra yang akan digarap dan luasnya wilayah penelitian v

6 harus tercapai, mulai tahun 1976 proyek ini didukung oleh 10 proyek di 10 provinsi yaitu (1) Daerah Istimewa Aceh yang dikelola oleh Universitas Syiah Kuala, (2) Sumatera Barat yang dikelola oleh IKIP Padang, ( 3) Sumatera Selatan dikelola Universitas Sriwijaya, (4) Kalimantan Selatan dikelola Universitas Larnbung Mangkurat, (5) Sulawesi Selatan dikelola IKIP dan Lembaga Penelitian Bahasa Ujungpandang, (6) Sulawesi Utara dikelola Universitas Sam Ratulangi, (7) Bali dikelola oleh Universitas Udayana, (8) Jawa Barat dikelola oleh IKIP Bandung, (9) Daerah Istimewa Yogyakarta dikelola oleh Lembaga Penelitian Bahasa Yogyakarta, dan (10) Jawa Timur dikelola oleh IKIP Malang. Program kegiatan kesepuluh proyek bidang ini merupakan bagian dari program kegiatan Proyek Pusat Penelitian di Jakarta yang disusun berdasarkan rencana induk Pusat Pengembangan dan Pengembangan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . Eksekusi program. proyek regional terutama dilakukan oleh staf universitas di bidang yang relevan berdasarkan arahan dan koordinasi Proyek Penelitian Pusat. Setelah lima tahun berjalan, Central Research Project menghasilkan lebih dari 200 manuskrip laporan penelitian bahasa dan sastra, lebih dari 30 manuskrip kamus istilah di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan setelah tiga tahun bekerja, sepuluh proyek daerah tersebut menghasilkan 135 naskah laporan penelitian tentang berbagai aspek bahasa dan sastra daerah. Ratusan manuskrip ini tentunya tidak akan berguna jika hanya disimpan di gudang, tidak diterbitkan dan disebarluaskan ke masyarakat luas. Buku Semantic Types of Contemporary Indonesian Verbs ini awalnya merupakan manuskrip laporan penelitian yang disusun oleh tim peneliti dari Fakultas Keguruan Sastra dan Seni Medan bekerjasama dengan Central Research Project. Setelah direview dan diedit seperlunya di Jakarta, manuskrip tersebut diterbitkan oleh Rthasa Development and Development Center dengan dana dari Central Research Project dalam upaya diseminasi hasil penelitian di kalangan peneliti bahasa, pecinta bahasa dan masyarakat pada umumnya. Akhirnya kepada dr. S. Effendi, ketua Central Research Project, bersama para staf, reviewer, editor, dan semua pihak yang telah memungkinkan terbitnya buku Irri, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya., Jakarta, Desember 1979 Prof. dr. Amran Hallin Kepala Pusat Pembinaan dan Pembinaan Bahasa. VI

7.. KATA PENGANTAR Perencanaan dan pelaksanaan penelitian ini untuk mencapai hasil seperti yang disebutkan dalam laporan ini terutama dimungkinkan oleh dorongan, arahan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami oleh kepala proyek penelitian bahasa dan sastra Indonesia dan daerah, yang dalam surat perjanjian kerja ~ No. 31/SPK/P2BS/ Atas dorongan, arahan dan kepercayaan yang sangat berharga dan konstruktif ini. terima kasih Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu kami dalam pelaksanaan penelitian ini, yang sepertinya tidak mungkin kami sebutkan satu per satu di sini. Secara khusus kami ucapkan terima kasih kepada para informan yang telah bersedia menemui kami di tempat masing-masing untuk membuat rebman. Demikian pula ucapan terima kasih kami sampaikan kepada rekan-rekan dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP IKIP Medan yang telah bersedia memberikan informasi yang kami butuhkan. P Kami menyadari sepenuhnya bahwa hasil yang telah kami capai sebagaimana tertuang dalam laporan ini masih mengandung beberapa kelemahan dan masih memerlukan penelitian yang lebih teliti dan menyeluruh. Namun demikian, kami berharap hasil ini dapat menjadi sumbangsih dalam pembangunan dan pengembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa modern dalam pembangunan dan pengembangan linguistik di tanah air kita. Medan, 20-November 1979 Ketua Tim Peneliti VII

Tipe Tipe Sem Antik Kata _kerja Bahasa Indonesia Kontemporer

8 Daftar Isi Kata Pengantar V Kata Pengantar VII / Daftar Isi IX. Abstrak XI I. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang dan Masalah Tujuan Penelitian Lingkup Penelitian Sumber dan Pengumpulan Data Pengolahan Data Kerangka Teori i 1 Kombinasi Elektik Teori Chafe dan Fillmore Semantic Center Verb Definition Center Work Lima Kasus Proposisi Dua Belas Jenis Kata Kerja Dasar, Derivasi Semantik.. . ” Incorporation.. . ; Conjugation. Semantics npe Semantics of Basic verbs… Indonesian 3.1 State verbs of state verbs-experience…” -}knefactive.. . : Kata kerja aksi-Loc&tive kata kerja proses… ~ IX

9 3.6 Verba proses-afektif, verba pilihan-proses Verba lokasi-proses Verba aksi “‘ ‘ 3.10 Verba pengalaman-aksi Verba preferensi-aksi Verba lokasi-aksi Verba hipotetis Deduksi, inkorporasi, dan penyisipan 4.1 Mengurangi kemerosotan inkoatif ditandai dengan laki-laki Inkorporasi ditandai dengan -Kan inkorporasi ditandai dengan -I inkorporasi ditandai dengan Per infleksi ditandai dengan infleksi Iteratif infleksi Infleksi berlebihan Infleksi resiprokal Infleksi pasif Infleksi kebetulan Kesimpulan, hambatan dan saran I.4 Saran 5.1./Ja/tar Kata Kerja Bahasa Indonesia Kontemporer Menu “Tipenya. Semantik dari beberapa teks / Jata ,.. x

10 ABSTRAK Penelitian ini memiliki dua tujuan utama: (1) menemukan ciri semantik verba bahasa Indonesia, dan (2) menentukan jenis sentantik verba bahasa Indonesia berdasarkan ciri semantik verba bahasa Indonesia. Sebagai tujuan tambahan, penelitian ini juga membuat estimasi leksikostatistik dari jenis-jenis verba yang ditemukan. Untuk mencapai tujuan di atas, penelitian ini menerapkan kerangka teori yang merupakan kombinasi eklektik dari teori semantik Chafe dan teori tata bahasa kasus Fillmore, serta diperkuat dengan berbagai aspek semantik generatif yang dikemukakan oleh Lakoff. Dengan menerapkan kerangka teori telah ditemukan. bahwa dalam bahasa Indonesia terdapat dua belas jenis verba, yaitu verba dasar dan nonbasa, yaitu: (1) verba bersyarat, (2) verba kondisional eksperimental, (3) verba kondisional benefaktif, (4) verba kondisional lokatif, (5 ) ) Verba-proses, (6) Verba proses-pengalaman, (7) Verba proses-benatif, (8) Verba Pioses-Locative, (9) Verba Alesi, (10) J_~ verba Pengalaman-aksi, (11) Aksi – Kata kerja yang bermanfaat, dan (12) kata kerja lokasi tindakan. Selain dua belas jenis ini, ada jenis khusus lain yang disebut kata kerja hipotesis. Ditemukan juga bahwa ada tiga proses semantik yang dapat terjadi pada tipe verba dasar. da, i ketiga proses tersebut ditandai dengan berbagai imbuhan secara teratur pada struktur luarnya. Dalam studi ini, sekitar 8000 kalimat diamati dari berbagai sumber tertulis dan lisan. Dari 8.000 kalimat tersebut telah ditemukan 2.361 kata kerja bahasa Indonesia yang terbagi dalam 12 jenis yang telah disebutkan di atas. Berdasarkan estimasi leksikostatistik, ditemukan bahwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *