Pola Hubungan Antarkomputer Dalam Suatu Jaringan Disebut

Pola Hubungan Antarkomputer Dalam Suatu Jaringan Disebut – Model komputer tunggal yang melakukan semua tugas komputasi organisasi telah digantikan oleh sejumlah besar komputer yang terpisah tetapi saling berhubungan dalam menjalankan tugasnya. Sistem seperti itu disebut jaringan komputer (computer network).Jaringan komputer adalah kumpulan dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung untuk transmisi data. Komunikasi data yang dapat dilakukan melalui jaringan komputer dapat berupa data, teks, gambar, video dan suara. Untuk membangun jaringan komputer, harus diperhatikan keadaan dan kondisi organisasi yang akan membangun jaringan tersebut, misalnya struktur gedung, jangkauan, kecepatan akses, biaya operasional, dll.

Tujuan pembangunan jaringan komputer adalah untuk mengirimkan informasi secara akurat dan tanpa kesalahan dari pengirim (transmitter) ke penerima (receiver) melalui media komunikasi. Beberapa faktor yang menghambat pembangunan jaringan komputer, antara lain: mahalnya fasilitas komunikasi yang tersedia dan bagaimana menggunakan jaringan komunikasi yang ada secara efektif dan efisien. Saluran transmisi yang digunakan tidak sepenuhnya bebas dari gangguan (noise).

Pola Hubungan Antarkomputer Dalam Suatu Jaringan Disebut

Manfaat membangun jaringan komputer adalah : Resource sharing, tujuannya agar semua program, perangkat, atau perangkat lainnya dapat digunakan oleh semua orang yang ada di jaringan komputer tanpa terpengaruh oleh lokasi atau pengaruh pengguna. Jadi resource sharing dapat menekan biaya pembelian peripheral atau software akibat peningkatan resource tersebut. Media komunikasi memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna jaringan komputer, seperti telekonferensi dan pengiriman pesan atau informasi penting lainnya. Dengan menggunakan jaringan komputer, akan lebih mudah bagi dua orang atau lebih yang berjauhan untuk bekerja sama.

Jaringan Komputer. 1.1 Pengertian Jaringan Komputer

Membangun jaringan komputer integrasi data dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat. Tidak semua pengolahan data harus dilakukan pada satu komputer saja, tetapi dapat didistribusikan ke lokasi lain. Memudahkan pengguna untuk mengakses dan mengolah informasi setiap saat. Pengembangan dan pemeliharaan Dengan adanya jaringan komputer, pengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya, misalnya dari printer dot matrix menjadi printer laser untuk meningkatkan kualitas hasil cetak, tidak perlu membeli. Dengan banyaknya jumlah komputer yang ada, namun hanya satu karena printer dapat digunakan secara bersamaan.

Keamanan Data Sistem jaringan komputer menyediakan keamanan data. Keamanan data dijamin melalui hak akses pengguna dan kata sandi serta teknik perlindungan hard disk untuk memastikan perlindungan data yang efektif. Dengan menggunakan sumber daya yang lebih efisien dan sumber informasi terkini bersama-sama, pengguna dapat mencapai hasil yang lebih besar dan kualitas yang lebih tinggi. Selain itu, data atau informasi yang diakses selalu up-to-date, karena setiap perubahan yang terjadi langsung diketahui oleh setiap pengguna.

Berdasarkan wilayah geografis wilayah kerjanya, jaringan komputer dapat dikelompokkan menjadi: LAN (local area network), adalah jaringan komputer dimana perangkat keras dan perangkat lunak dihubungkan bersama untuk melakukan pekerjaan; dapat saling berkomunikasi di sekitarnya dari (di satu tempat), menggunakan data bersama dan lebih cepat. Ruang lingkup LAN hanya mencakup tempat seperti gedung, pabrik atau kampus dan dimiliki oleh instansi itu sendiri. Ciri-ciri LAN : Jangkauan geografis terbatas (hingga 10 km) Terletak di suatu departemen, kampus atau gedung Kecepatan transmisi data relatif tinggi (1 – 100 Mbps) Dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan terkait Tidak menggunakan fasilitas perusahaan telekomunikasi Kirti terdiri dari berbagai komputer dan asisten. Periferal

MAN (Metropolitan Area Network) adalah versi LAN yang lebih besar dan umumnya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN merupakan pilihan untuk membuat jaringan komputer antar kantor dalam suatu kota. MAN dapat mencakup perusahaan dengan kantor yang letaknya sangat dekat satu sama lain dan MAN mampu mendukung data dan suara, bahkan dapat terhubung ke jaringan televisi kabel. Jaringan ini memiliki radius 10 – 50 km. Dalam jaringan MAN, hanya ada satu atau dua kabel yang fungsinya untuk merutekan paket melalui kabel keluaran.

Jaringan Komputer Adalah

WAN (Wide Area Network), merupakan jaringan yang memiliki jangkauan sangat luas, karena radiusnya mencakup negara dan benua. Pada WAN, komponen yang digunakan dalam komunikasi biasanya terdiri dari dua komponen yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi berfungsi untuk mentransfer bit dari satu komputer ke komputer lain, sedangkan elemen switching adalah komputer khusus yang digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih kabel transmisi. Ketika data yang dikirim mencapai kabel penerima, elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan pesan.

Tabel 9.1 Jaringan Komputer Geografis Jarak Informasi Lokasi/Lokasi 1 m Multicomputer System 10 m Room LAN 100 m Building 1 km Campus 10 km City MAN 100 km Country WAN 1000 km Continent km Planet Internet

Dalam jaringan peer-to-peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak sebagai workstation atau server. Sedangkan pada jaringan client-server, hanya satu komputer yang bertindak sebagai server dan komputer lainnya bertindak sebagai workstation. Di antara kedua jenis jaringan tersebut, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Jaringan Peer-to-Peer Jika melihat peran server pada kedua jenis jaringan tersebut, maka server pada jaringan peer-to-peer disebut non-dedicated server, karena server tersebut tidak berperan sebagai server murni melainkan bekerja secara bersamaan. sebagai stasiun. Kelebihan : Dapat berbagi fasilitas antar komputer dalam jaringan, seperti : harddisk, drive, fax/modem, printer. Biaya operasional relatif murah dibandingkan dengan jenis jaringan client-server, sebagian karena tidak memerlukan server dengan kemampuan khusus untuk mengelola dan menyediakan fasilitas jaringan.

Operasi jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga jika salah satu komputer/peer mati atau down, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan. Kelemahan: Pemecahan masalah jaringan relatif lebih sulit, karena setiap komputer dalam jaringan peer-to-peer dapat bergabung dengan komunikasi yang ada. Dalam jaringan client-server, komunikasi terjadi antara server dan workstation. Performanya lebih rendah daripada di jaringan klien-server, karena setiap komputer/peer harus mengelola tugas atau aplikasinya sendiri selain mengelola penggunaan fasilitas jaringan. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh setiap pengguna dengan mengelola keamanan setiap fasilitas yang dimilikinya. Karena data jaringan tersebar di setiap komputer di jaringan, pencadangan harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.

Tik Jaringan Kelompok 1

Dalam jaringan client-server, server adalah komputer yang menyediakan fasilitas untuk komputer lain di jaringan, dan klien adalah komputer yang mengakses atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server pada jaringan tipe client-server disebut dedicated server karena berfungsi murni sebagai server yang menyediakan fasilitas ke workstation dan tidak dapat berfungsi sebagai workstation server. Keunggulan: Kecepatan akses tinggi karena fasilitas jaringan disediakan dan dikelola secara eksklusif oleh satu komputer (server) sehingga tidak dibebani tugas lain sebagai workstation. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena ada user yang bertindak sebagai administrator jaringan, yang mengatur administrasi dan sistem keamanan jaringan. Sistem backup data lebih baik, karena backup jaringan di client server dilakukan secara terpusat di server, yang akan membackup semua data yang digunakan di jaringan.

Kelemahan: Biaya operasional relatif tinggi. Komputer khusus dengan kemampuan tinggi diperlukan untuk ditugaskan sebagai server. Kontinuitas jaringan sangat tergantung pada server. Jika server terganggu, seluruh jaringan akan terganggu. LAN terdiri dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu: LAN personal computer (PC), network interface card (NIC), kabel, komponen fisik topologi jaringan. Komponen Perangkat Lunak LAN Sistem Operasi Jaringan, Driver Adaptor Jaringan, Protokol Jaringan.

18 Komponen Fisik LAN Personal Computer (PC) Jenis komputer pribadi yang digunakan dalam jaringan akan sangat menentukan kinerja jaringan. Komputer dengan performa lebih tinggi akan dapat mengirim dan mengakses data lebih cepat melalui jaringan. Pada jaringan jenis client-server, komputer yang berperan sebagai server harus memiliki kinerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan komputer lain sebagai workstation, karena server bertugas menyediakan fasilitas dan mengatur operasi jaringan. Network Interface Card (NIC) Berdasarkan jenis busnya, ada beberapa jenis network interface card (NIC) atau kartu jaringan, yaitu ISA dan PCI. Berdasarkan jenis busnya, terdapat beberapa jenis network interface card (nic) atau kartu jaringan, yaitu ISA dan PCI. Saat ini ada salah satu jenis kartu jaringan yang banyak digunakan yaitu PCI

20 Komponen Fisik LAN Ethernet Dalam jaringan dengan protokol akses CSMA/CD atau Carrier Sense Multiple Access dengan Collision Detection, sebuah node (A) yang akan mengirimkan data akan terlebih dahulu memeriksa keadaan jalur data. Jika tidak ada aliran data/kosong maka node akan mengirimkan datanya dan jika node (B) lain menggunakan jalur data maka node (A) akan menunggu dan mencoba mengecek kembali. Dalam protokol akses ini, dimungkinkan bagi banyak node untuk mengirim datanya secara bersamaan, sehingga terjadi tabrakan. Dalam hal ini, node akan membatalkan pengiriman data dan mencoba lagi jika saluran tidak sibuk.

Pdf) Dasar Jaringan Komputer

Komponen Fisik LAN Protokol TCP/IP Karena perannya yang penting dalam sistem operasi Windows dan juga karena protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari Windows. Protokol TCP berada pada lapisan transport model OSI (Open System Interconnection), sedangkan IP berada pada lapisan mode jaringan OSI. Topologi adalah pola hubungan antar terminal dalam jaringan komputer. Pola ini erat kaitannya dengan mekanisme akses dan media penyampaian. Ada enam jenis topologi yang dapat dipilih, antara lain: Topologi Point-to-Point Setiap terminal atau node pada topologi ini terhubung langsung dengan terminal lainnya. LAN tidak bergantung pada terminal atau terminal, sehingga koneksi antar terminal hanya diketahui oleh terminal yang bersangkutan. Gambar 9.6 Topologi point-to-point

23 Komponen Fisik Topologi Bus LAN Dalam topologi bus, semua terminal dihubungkan oleh jalur komunikasi. Informasi itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *