Persatuan Renang Indonesia Disebut

Persatuan Renang Indonesia Disebut – Artikel ini membutuhkan referensi tambahan untuk memastikan kualitasnya. Tolong bantu kami memperbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi ke sumber terpercaya. Pernyataan tanpa sumber dapat ditentang dan dihapus. Cari sumber: “Persatuan Renang Seluruh Indonesia” – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (April 2016)

Persatuan Renang Seluruh Indonesia yang disingkat PRSI adalah organisasi yang mengatur kegiatan olahraga renang di Indonesia. PRSI didirikan pada tanggal 21 Maret 1951 di Jakarta dengan presiden pertamanya adalah Prof. dr. Poerwo Soedarmo.

Persatuan Renang Indonesia Disebut

Sebelum kemerdekaan, di negara Indonesia terdapat beberapa kolam renang yang indah dan bagus namun hanya untuk para bangsawan dan penjajah. Salah satunya adalah kolam renang Cihampelas di Bandung yang berdiri sejak tahun 1904.

Induk Organisasi Renang Di Indonesia Adalah Prsi, Kenali Peran Dan Programnya

Pada awalnya didirikan perkumpulan renang yang bernama Bandungse Zwembond atau Persatuan Renang Bandung, didirikan pada tahun 1917, perkumpulan ini mengendalikan 7 perkumpulan yang meliputi perkumpulan renang di lingkungan sekolah seperti OSVIA, MULO dan KWEEKSCHOOL. Pada tahun yang sama juga didirikan klub renang di Jakarta dan Surabaya.

Pada tahun 1918 didirikan Persatuan Renang Jawa Barat atau Zwembond Jawa Barat dan pada tahun 1927 didirikan Persatuan Renang Oost Java Zwembond atau Jawa Timur yang terdiri dari kota-kota seperti : Malang, Surabaya, Pasuruan, Blitar dan Lumajang. Sejak itu, kontes dan kompetisi diadakan antar daerah.

Hingga tahun 1940, Nederlands Indisch Zwembond atau NIZB beranggotakan 1.200 perenang. Pada masa pendudukan Jepang tahun 1943 – 1945, kesempatan untuk dapat berenang bagi bangsa Indonesia semakin besar, karena pemerintah pendudukan Jepang membuka semua kolam renang yang ada di Indonesia untuk umum. Pada periode tahun 1945 perkembangan olahraga renang di Indonesia mengalami kemunduran, karena pada saat itu bangsa Indonesia sedang berjuang melawan penjajah.

Sampai dengan tanggal 20 Maret 1951 dunia renang Indonesia berada di bawah pimpinan Zwembond Voor Indonesia (ZBVI) dan kemudian pada tanggal 21 Maret 1951 lahirlah Persatuan Renang Seluruh Indonesia yang kemudian disingkat PBSI. Kongres pertamanya di Jakarta berhasil melantik presiden pertamanya, Prof. dr. Poerwo Soedarmo, dibantu oleh wakil ketua, sekretaris, bendahara dan panitia teknis.

Prsi Lakukan Time Trial Dua Pekan Sekali Sebelum Sea Games 2021, Ini Tujuannya

Pada tahun 1952, PBSI menjadi anggota resmi Federasi Renang Dunia – FINA (kependekan dari Fédération Internationale de Natation). dan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Hingga tahun 1952 tercatat sebanyak 29 perkumpulan yang bergabung dengan PBSI. Oleh karena itu, dibentuklah organisasi olahraga renang papan atas di tingkat daerah.

Pada tahun 1954 diadakan kongres PBSI kedua yang diadakan di Bandung dengan hasil susunan pengurus diketuai oleh D. Seoprajogi, ditambah satu orang sekretaris, bendahara dan 3 komisi teknis.

Kongres PBSI ke-3 berlangsung di Cirebon, dalam kongres ini terpilih pengurus yang masih menjabat presiden D. Soeprajogi, ditambah 3 pengurus lainnya.

Pemkot Sibolga Gelar Kejuaraan Renang Tingkat Pelajar Se Sumatera Utara

Kongres PBSI yang keempat kalinya diadakan di Makassar pada tahun 1957. Kongres ini menghasilkan beberapa keputusan, antara lain pemilihan susunan pemerintahan baru yang diketuai oleh D. Soeprajogi. Atas permintaan anggota kongres, istilah persatuan, dalam singkatan PBSI, diubah menjadi Unifikasi. Dengan demikian PBSI dalam hal ini adalah Persatuan Renang Seluruh Indonesia. Pada tahun 1959 diadakan Kejuaraan Renang Nasional. Kejuaraan itu untuk pertama kalinya mengadakan pemisahan antara Senior dan Junior di Malang, Jawa Timur.

Kongres PBSI Kelima, dimana selain memilih pengurus baru yang ketuanya masih dipercayakan kepada D. Soeprajogi, kongres ini juga mengubah nama Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PBSI) menjadi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI). Perubahan ini muncul dengan pertimbangan adanya dua induk organisasi olahraga yang memiliki singkatan yang sama yaitu PBSI. Selain renang, singkatan ini juga digunakan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia.

Dalam kongres di Malang, Jawa Timur itu, Presiden PRSI D. Soeprajogi didampingi 2 orang wakil presiden, 2 orang sekretaris, 1 orang bendahara, 1 orang asisten umum ditambah 2 orang anggota komisi teknis.

Kemajuan olahraga renang secara keseluruhan berkembang pesat dan pada tahun 1962 berhasil menghadirkan nama-nama besar seperti Achmad Dimyati, Mohamad Sukri pada bagian putra, sedangkan Iris, Tobing, Lie Lan Hoa, Eny Nuraeni dan masih banyak lagi pada bagian lainnya. bagian laki-laki. bagian wanita

Banyak Wajah Baru Dalam Seleksi Timnas Polo Air Indonesia

Pada tahun 1963 di Jakarta, PRSI kembali mengadakan kongres dan berhasil membentuk pemerintahan baru dengan presiden jendral D. Soeprajogi. Kemudian temani 3 guide, 2 perenang, diving cantik dan polo air. Keputusan lain yang diperoleh dalam kongres VI PRSI adalah mengubah kembali ungkapan “Persatuan”. Hingga saat ini PRSI adalah singkatan dari Persatuan Renang Seluruh Indonesia.

Meski dalam filosofinya bahwa olahraga tidak bisa dikaitkan dengan politik. Namun pada kenyataannya, perkembangan politik di tanah air saat itu memiliki pengaruh penting terhadap perkembangan olahraga. Pada tahun 1963 Indonesia harus mundur dari kompetisi olahraga GANEFO yang diikuti beberapa negara yang bukan anggota FINA. Untuk menghindari kemungkinan skorsing, Indonesia dalam hal ini PRSI mengambil langkah mengundurkan diri sebagai anggota FINA. Pada tahun 1966, Indonesia kembali menjadi anggota FINA. Pada tahun itu Indonesia mengikuti Asian Games Kelima di Bangkok.

Musyawarah VII PRSI kembali berlangsung di Jakarta pada tanggal 24-27 April 1968. Salah satu keputusannya adalah mengukuhkan pemerintahan baru PRSI dimana presiden umum dipercayakan kepada D. Soeprayogi, ditambah 2 orang presiden, 2 orang sekretaris, seorang bendahara dan panitia teknis yang terdiri dari masing-masing 3 orang untuk renang, selam, dan polo air Persatuan Renang Seluruh Indonesia atau yang disebut PRSI merupakan salah satu organisasi yang akan mengurus semua kegiatan olahraga renang di tanah air. PRSI sendiri diresmikan dan didirikan pada tanggal 21 Maret 1951. Pelopor PSRI di Indonesia dibawa oleh Prof. dr. Poerwo Soedarmo. Nah, mengetahui sejarah PRSI memang sangat diperlukan, karena dengan mengetahui sejarahnya, secara tidak langsung kita akan melihat nilai sejarah budaya Indonesia. Kolam sudah dikenal sejak lama, namun dahulu kolam renang dibangun hanya untuk para bangsawan dan masyarakat tidak diperbolehkan untuk menempatinya. Nah, dengan adanya kejadian tersebut, masyarakat lebih memilih untuk berenang di sungai atau telaga.

Sejarah persatuan renang se-Indonesia harus diketahui, mengingat jasa dan pengorbanan para pejuang di masa lalu untuk mempersatukan dan membentuk renang ini. Nah untuk mengetahui sejarah dan konvensi PSRI secara jelas dan jelas, anda bisa langsung membukanya dan membacanya dengan baik dan benar. Setelah anda membaca tentang sejarah persatuan renang di seluruh indonesia, anda akan bangga dan ingin mengikuti perlombaan renang tersebut dan mengikuti perlombaan internasional.

Sejoli Renang Dari Indonesia Pecahkan Rekor Di Singapura

Demikian wacana dan informasi tentang sejarah dan kongres persatuan renang se-Indonesia, semoga pembahasan dan informasi diatas dapat bermanfaat bagi anda yang membaca Liputan6.com, Jakarta Organisasi renang utama di Indonesia adalah Persatuan Renang Seluruh Indonesia atau PRSI. . Organisasi renang ini berdiri pada tanggal 21 Maret 1951 di Jakarta dengan presiden pertamanya adalah Prof. dr. Poerwo Soedarmo.

Sejak sebelum kemerdekaan sebenarnya olahraga renang sudah dikenal di Indonesia, namun hanya para bangsawan dan penjajah saja yang bisa menikmati kolam renang. Meski begitu, PRSI telah melewati sejarah yang panjang.

Dikutip dari situs resmi PRSI, Persatuan Renang Seluruh Indonesia merupakan organisasi utama yang mengatur renang di Indonesia. Saat ini PRSI telah terbentuk di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Berita video menyoroti aksi atlet Indonesia, Syuci Indriani, pada nomor gaya kupu-kupu 100m putri Paralimpiade Tokyo 2020, Rabu (25/8/2021) pagi WIB.

Anindya Bakrie Tinjau Pelatnas Renang Menuju Olimpiade Tokyo

**Gempa Cianjur Menghancurkan Tanah Masa Lalu, mari kita bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: Rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan diberikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita adalah harapan mereka.

Induk organisasi renang adalah FINA dan PRSI. PRSI atau Persatuan Renang Seluruh Indonesia adalah organisasi renang utama di Indonesia. Sedangkan FINA atau Fédération Internationale de Natation merupakan induk organisasi renang internasional. FINA didirikan oleh organisasi induk renang di Belgia, Inggris Raya, Swedia, Jerman, Finlandia, Hongaria, Prancis, dan Denmark; pada 19 Juli 1908 di Manchester, London. Pendiriannya bertepatan dengan berakhirnya Olimpiade London 1908.

FINA diakui oleh Komite Olimpiade Internasional, dan bertugas mempromosikan olahraga renang ke seluruh dunia dan menetapkan aturan untuk berbagai kompetisi renang. Kejuaraan Dunia FINA diadakan setiap dua tahun sekali, meliputi cabang olahraga polo air, selam, renang, renang sinkron, dan renang perairan terbuka.

FINA memiliki Biro yang terdiri dari 22 anggota dewan perwakilan, dan bertugas memilih pejabat eksekutif. Selain itu, FINA juga memiliki beberapa komisi dan kepanitiaan lain, misalnya Komisi Kedokteran Olahraga, Komisi Teknik Renang atau Panel Anti Doping. Sedangkan ketua umum FINA umumnya dipilih setiap 4 tahun sekali.

Contoh Soal Pg Renang Beserta Jawabannya

Setelah mengetahui induk organisasi renang nasional dan induk organisasi renang internasional, Anda pasti mengetahui sejarah PRSI. Berikut penjelasannya:

1. Tahun 1917: Persatuan Renang Bandung (Bandungse Zwembond) didirikan yang membawahi 7 perkumpulan, termasuk perkumpulan renang sekolah. Tahun ini, perkumpulan renang lainnya juga didirikan di Jakarta dan Surabaya.

6. 1951 : Tanggal 21 Maret Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PBSI) lahir, dan hasil kongres pertamanya di Jakarta adalah melantik Prof. dr. Poerwo Soedarmo sebagai presiden pertamanya.

7. 1952: PBSI resmi menjadi anggota FINA (Fédération Internationale de Natation) dan IOC (International Olympic Committee). Tahun ini PBSI juga mengaudit 29 asosiasi renang.

Regenerasi Atlet Akuatik Olimpiade 2032, Prsi Jawa Barat Gelar Turnamen Terbuka

8. 1954: Kongres PBSI kedua diadakan di Bandung, menghasilkan susunan pengurus dengan D. Seoprajogi sebagai presiden.

9. 1957: Kongres IV PBSI di Makassar, hasil: terpilihnya D. Seoprajogi sebagai presiden, dan perubahan kata “Persatuan” dalam PBSI menjadi “Persatuan”.

11. Kongres PBSI Kelima: pemilihan pengurus baru dengan D. Seoprajogi tetap sebagai presiden, dan perubahan nama Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PBSI) menjadi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI)

12. 1963: Kongres VI PRSI; hasil: terpilihnya pengurus baru dengan D. Seoprajogi

Apa Nama Induk Organisasi Renang Tolong Ya Kak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *